1:70.000

Satu berbanding tujuh puluh ribu. Satu pastor melayani 70.000 umat dalam satu paroki. Betapa terkejutnya saya ketika mendengar perbandingan itu. Kalau di Indonesia, jumlah sekian itu sama dengan atau bahkan lebih dari satu keuskupan. Tapi di sini, Manila, jumlah umat sekian itu terdapat hanya dalam satu paroki yang teritorinya tidak lebih luas dari paroki Katedral St. Maria Samarinda dan jauh lebih kecil dari luas teritori paroki St. Paulus Buntok. Inilah situasi paroki Holy Trinity, tempat komunitas Pastor Bonus berada di Metro Manila, Filipina. Ternyata, jumlah 70.000 itu bukanlah jumlah yang fantastis untuk ukuran Filipina. Masih ada banyak paroki lain yang jumlah umatnya lebih dari 100.000 orang hanya dalam satu paroki. Alamak…………………………………………………

Betapa ladang masih teramat luas membentang dan panenan menunggu penuainya. Banyak hal yang bisa dikerjakan. Teramat luas kesempatan untuk saling berbagi dalam karya pastoral. Itulah yang diungkapkan Mgr. Antonio Tobias, uskup keuskupan Novaliches, kepada kami bertiga (P. Teddy, P. Lukas, dan P. Yam) saat beratatap muka dengan beliau di kantornya, 1 Juni 2009 lalu. Tatap muka dengan Bapak Uskup memang menjadi salah satu agenda Provinsial dalam kunjungannya ke Manila yang ketiga ini. Provinsial juga menyampaikan kepada Bapak Uskup penugasan P. Lukas sampai dengan akhir tahun 2010 dan kedatangan P. Andy Mering yang akan berkarya di keuskupan Novaliches. Dengan mata berbinar, senyum yang mengembang, dan tangan terbuka lebar, Bapak Uskup berkata, “Welcome Fathers…….”

Esok harinya, 2 Juni 2009, agenda dilanjutkan dengan kunjungan kepada pastor paroki Holy Trinity. P. Luciano Felloni, seorang imam asal Argentina, menyambut kami bertiga di pastoran. Kembali Provinsial menyampaikan hal penugasan P. Lukas dan rencana kedatangan P. Andy Mering. Tentu saja beliau sangat senang, mengingat jumlah 70.000 umat yang harus digembalakan seorang diri. Beliau bahkan mempercayakan satu wilayah yang terdiri dari sekitar 600 KK sebagai medan karya MSF. Wow……mama mia….betapa bersyukurnya kami atas anugerah ini. Setelah membicarakan beberapa hal praktis, kunjungan diakhiri dengan merienda (snack ringan).

Sampai dengan saat ini, skuad Pastor Bonus beranggotakan empat imam (P. Wahyu, P. Lukas, P. Erwin, dan P. Yamrewav). P. Benoit kembali ke Madagascar setelah menyelesaikan studi masternya di ICLA (Institute of Consecrated Life in Asia). Selain pelayanan sacramental, Pastor Bonus juga ikut berbagi dalam bidang konseling dan psikoterapi untuk keluarga, individu, dan pecandu narkoba, dan terlibat dalam program alternative education bagi siswa/i yang tinggal di daerah kumuh. Inilah yang bisa kami bagikan sebagai salah satu usaha meneladan Keluarga Kudus Nazareth dan belajar dari tapak peziarahan P. Berthier.

Indeed, we do not have much, but we have everything in us to be shared with those who are in need. Siapa yang akan menyusul? Berani menerima tantangan? Salam dalam Jesus, Maria, dan Joseph.

P. Yamrewav MSF

Iklan

2 responses to “1:70.000

  1. Pastor Yam, selamat bertugas aja. Selamat berjuang dalam pelayanannya. Semoga para pastor MSF disana selalu semangat dan terus menebarkan semangat ke-MSF-annya, amin. JBU all…

  2. kalau boleh adakan frater TOP di sana… biar bisa belajar mulai dari sekarang. YAkinlah, pasti ada yyang senang TOP di sana. Sekarang ada 4 Frater tingkat IV yang akan TOP. Apakah tidak mungkin mereka dikirim ke sana??? Hehehe….

    Sr. Selvi NIman, OSU
    (Sahabat Frater MSF tingkat IV)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s