Santo Yosef “Sang Sutradara Pendiam”

Pemikiran dan Refleksi Pater Berthier

Oleh P. Ionday, MSF

Pater Berthier MS sangat mengangumi Keluarga Kudus (Yesus, Maria, Yosef). Bagaimana Pendiri Kongregasi Para Misionaris Keluarga Kudus ini memandang Santo Yosef, bapa keluarga dari keluarga Kudus Nazareth? Menurut Pater Berthier MS, Santo Yosef adalah pribadi yang sangat terhormat dan seorang yang sempurna. Santo Yosef adalah suatu wahyu besar yang diberikan Allah kepada dunia ini. Santo Yosef memang seorang tukang kayu seperti kebanyakan orang, namun ia berasal dari keturunan raja Daud (Mat 1 : 16) yang kelak menjadi sumber kegembiraan bagi Maria dan Yesus.

Bagi Maria, Santo Yosef adalah seorang Pribadi yang sangat luar bisa, bahkan menurut pandangan Pater berthier, Santo Yosef adalah pribadi yang tiada bandingnya. Maka boleh saja dikatakan bahwa Santo Yosef adalah “Kekasih Allah” yang akan diserahkan tugas yang maha besar untuk merawat Putera Allah, Raja segala Raja. Gereja percaya bahwa sebagai bapa lahiriah Yesus, santo Yosef tetap menjaga kesucian Maria sehingga Maria disebut tetap perawan.

Santo Yosef adalah Bapa dari Yesus dan suami dari Maria yang dengan setia menyediakan segala kebutuhan jasmani Yesus dan Maria. Namun demikian Santo Yosef menyadari bahwa Yesus adalah Putera Allah yang dikandung oleh Maria. Menurut Pater Berthier, Santo Yosef seperti “tukang kebun” yang menyiapkan kebun sampai siap panen. Santo Yosef bukanlah pemilik kebun tersebut namun ia tetap melakukan tugasnya dengan ketulusan hatinya. Santo Yosef mendapat rahmat yang luar biasa karena karena kedekatannya dengan Yesus Putera Allah.

Dalam Injil (Mat 1 : 18 – 25, Luk 2 : 1-6) Santo Yosef ditampilkan sebagai seorang Pelayan yang berjiwa besar yang pernah ada dalam dunia ini. Ia menjadi pelayan agar orang lain mendapat keselamatan. Santo Yosef adalah pelayan yang sempurna. Ia menjadi orang yang tidak banyak diungkapkan dalam Injil tapi pengaruhnya sangat besar bagi kehidupan dan karya keselamatan.

Menurut Pater Berthier, bukanlah suatu kebetulan bahwa Allah memilih Santo Yosef untuk menjadi bagian dari karya penyelamatan-Nya. Santo Yosef adalah pribadi yang sangat sempurna. Ia adalah pelayan sempurna. Santo Yosef adalah seorang suami yang sempurna, seorang ayah yang sempurna sekaligus seorang pelayan yang sempurna. Santo Yosef menjadi inspirasi bagi para pelayan yang sungguh-sungguh mementingkan orang lain bukan mengutamakan kepentingan pribadinya.

Santo Yosef menjadi gambaran atau cermin keteguhan Yesus dalam pelayanan-Nya bahkan Yesus rela di paku di kayu salib demi keselamatan umat manusia. Dengan merenungkan kembali kehidupan Santo Yosef, kita dapat menyadari bahwa hidup ini bisa sangat berguna bila kita abdikan dengan tulus hati demi pelayanan kita yang tanpa mengharapkan balas jasa.

Santo Yosef bukan pribadi yang senang untuk menonjolkan diri. Santo Yosef persis seperti seorang sutradara yang bermain di belakang layar. Peranan Santo Yosef memang tidak langsung kelihatan tapi pengaruhnya tidak bisa dipungkiri. Ia adalah seorang aktor intelektual selain dari Roh Kudus dibalik persiapan untuk karya besar Allah untuk menyelamatkan umat manusia. Santo Yosef tetaplah pribadi sederhana dan ia telah membuktikan segalanya selama ia dipercayakan Allah untuk ambil bagian dalam menyiapkan kebun Anggur Tuhan. (P. Petrus Prilion MSF)

Iklan

2 responses to “Santo Yosef “Sang Sutradara Pendiam”

  1. Menghayati spirit dari Santo Yosef seakan membawa kita pada sebuah ketidak berdayaan seorang manusia tanpa campur tangan Allah, seakan kita adalah boneka yang tergantung pada Allah. Biarkanlah diri ini berjalan dengan kasih-Nya. Pribadi S.Yosef yang pendiam memberi suatu teladan agar kita mau melihat diri,sesama dalam karya Allah yang selalu ajaib. Kini aku lihat keajaiban itu setiap hari pada anak-anak yang sering mengajakku bermain dalam dunia yang diam dan hening. Thanks tuk tulisan diatas mengajak kita utk larut dlm pribadi seorang yang sempurna Santo Yosef.

  2. I have a 30×20 foot vegetable and herb garden in my backyard. Because of my health I ca2&;8n17#t eat allot of what I grow, but it goes to people who need it and it helps my mental health immensely. I suffer from severe depression and my garden is the only med I use for it. It has kept me alive. And I really mean that.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s