Profil Paroki Santo Lukas Temindung Samarinda

Sejarah Awal
Pada tanggal 13 Juni 1975 Mgr. Chr. Van Weeberg MSF bersama staf keuskupan memutuskan untuk membeli sebidang tanah di Jl. Rahui Rahayu Temindung yang luasnya sekitar 5.500.m2. Rencana semula ialah untuk memindahkan gedung keuskupan, agar kompleks dii kelurahan jawa seluruhnya dapat digunakan oleh RS. Dirgahayu. Di samping keuskupan yang direncanakan akan di bangun juga sebuah Gereja, mengingat penduduk kota madya Samarinda makin bertambah maka pembagian wilayah dalam dua paroki yang telah ada ( Katedral dan Samosir ) perlu ditinjau kembali. Karena jumlah pastor yang ada tidak cukup untuk melayani tiga paroki di samarinda, oleh karena itu di buat pembagian wilayah baru yaitu umat yang bertempat tinggal di bagian kota lama seluruhnya masuk wilayah paroki Katedral sedangkan umat yang bertempat tinggal di bagian kota baru ( Temindung, Segiri, Sidomulyo dan lain lain) termasuk wilayah paroki baru yaitu paroki st Lukas Temindung.

Rencana pemindahan gedung keuskupan kemudian ditinggalkan tetapi rencana persiapan paroki baru menjadi lebih konkrit setelah di bentuk panitia pembangunan gereja katolik St Lukas Temindung. Panitia ini diresmikan oleh Pejabat Uskup Samarinda Mgr. Dr. M. Coomans MSF. Pada tanggal 12 Oktober 1976. Tugas pertama yang diberikan kepada panitia adalah mengusahkan ijin lokasi pembangunan Gereja.
Menjelang pesta 450 tahun gereja katolik Indonesia yang dirayakan pada tanggal 9 juni 1984 panitia mendapat ijin untuk pembagunan Gereja di atas sebidang tanah yang terletak di Jl Cendarawasi. Ijin resminya baru keluar pada tanggal 7 September 1984.

Setelah mendapat angin segar di perbolehkan membangun Gereja maka dalam raker keuskupan di putuskan P. Groot MSF di angkat menjadi pastor Paroki baru dengan tugas mempersiapkan pembangunan Gereja dan pembentukan Paroki.

Pada tanggal 17 Maret 1985 Arsitek George Hadiprayitno datang ke Samarinda untuk mengadakan pertemuan dengan panitia dan pemborong. Pembangunan Gereja dipercayakan kepada PT. Yimas dengan harga Rp. 220.000.000 juta. Pada tanggal 15 Mei 1985 Oleh Pihak keuskupan ditetapkan sebagai tanggal berdirinya Paroki St. Lukas Temindung Samarinda. Demi pelayanan umat di paroki St Lukas Temindung yang agak jauh dari Paroki Katedral maka pada tanggal 16 Juni 1985 perayaan Ekaristi mulai dirayakan di pastoran. Mula-mula yang hadir sekitar 100 orang tetapi tiap bulan jumlahnya bertambah. Pada tahun 1985 diadakan sensus pertama kali di wilayah paroki baru, terhitung ada 123 Keluarga Katolik tetapi belum semua umat terdaftar. Di perkirakan jumlah umat pada awal tahun 1986 adalah 1000 orang. Dalam perencanaan sebenarnya diharapkan dapat dipakai pada Hari raya Paska 1986 ternyata umat harus menunggu sampai tanggal 24 Aguatus 1986. hari itu pertama kali gereja dipakai sebagai tempat ibadat. Gereja St Lukas selesai dibagun bulan Oktober dan di resmikan oleh Bapak Uskup Samarinda pada tanggal 29-30 November 1986.

Pastor yang pernah bertugas sebagai pastor paroki;
1. P. Groot MSF
2. P. Gabriel Bong MSF
3. P. Maratmo, MSF
4. P. Huvang , MSF

Pada saat ini paroki St. Lukas Temindung dilayani oleh 2 Pastor dan satu orang Bruder yaitu: P. Frans Huvang Hurang MSF, sebagai Pastor Paroki, di bantu oleh P. Kopong MSF dan Br. Urbanus MSF. Jumlah umat sampai dengan saat ini menurut data Paroki sekitar 4000 umat. Paroki st Lukas sendiri terbagi dalam beberapa Lingkungan dan juga Stasi.

A. LINGKUNGAN

1. Lingkungan Mateus
2. Lingkungan Markus
3. Lingkungan Tomas
4. Lingkungan Yohanes
5. Lingkungan Yakobus
6. Lingkungan Paulus

B. STASI-STASI

1. Stasi Tanah Merah
2. Stasi Lantung
3. Stasi Muara Badak
4. Stasi Balimau
5. Stasi Bananga
6. Stasi Pampang
7. Stasi Karang Mumus Dalam.

KOOR DALAM KEBERSAMAAN

Untuk diketahuhi bersama bahwa Paroki St Lukas tidak pernah sepi di malam hari, ada apa denganmu? Anda mau tahu! selesai misa Sore umat mulai berbondong bondong datang Ke gereja menurut jadualnya masing- masing yaitu untuk latihan koor. Setiap minggu dalam perayaan Ekaristi selalu meriah dengan dukungan suara anggota koor yang merdu dan membahana, ini menjadi ciri khas dari paroki St. Lukas Temindung. Anggota koor tidak mau kalah dengan suara merdu dari pastor Parokinya. Sungguh luar biasa Paroki St. Lukas.

Br. Urbanus Teluma MSF

Iklan

8 responses to “Profil Paroki Santo Lukas Temindung Samarinda

  1. salam kasih buwat romo Suyono,smoga bahagia slalu…

  2. sekarang pastor paroki santo lukas adalah Pastor Felix sumarjono MSF

  3. It’s a pity you don’t have a donate button! I’d certainly donate to this excellent blog! I guess for now i’ll settle for book-marking and
    adding your RSS feed to my Google account. I look forward to
    new updates and will share this blog with my Facebook group.
    Chat soon!

  4. Kapan-kapan mau berkunjung ya..

  5. Simon Hariyono

    Saya Simon Hariyono baru tinggal di Jl Juanda 8 No. 18 tolong tanya alamat saya tsb masuk Lingkungan mana ? karena saya ingin ikut Persekutuan Doa apalagi Bulan Mei ini Bulan Maria

    • Pak Simon Bpk. masuk Lingkungan St Yohanes untuk ikut serta dalam Persekutuan boleh menghubungi Bpk Sapta Kusnata Ketua Lingkungan St. Yohanes ke no.08125515155 salam Sejahtera

  6. Pardamean hutapea

    Saya tinggal di lempake Kalau boleh tau lmpke msuk lingkungan apa ya, dan spa yg bs sya hubungi untuk mndaftar msuk lingkungan? Mohon infonya dong

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s