Lawing ke Kapitel MSF

Setelah selama 33 tahun berkelana di bumi Kaltim, kemudian 7 tahun berkarya di tanah Belanda, untuk pertama kalinya Lawing mengunjungi kota abadi Roma guna menghadiri Kapitel Jenderal MSF. Pada kesempatan itulah Amai menjumpai utusan MSF Kalimantan yang dengan sangat mohon agar Amai mengangkat kembali penanya dan melanjutkan ‘Kisah Lawing’, bukan lagi untuk majalah Kontak, tetapi untuk majalah Musafir. “Mereka merayu Amai dengan bujukan-bujukan yang memikat, sehingga tergodalah ia,” ( Ams 7: 21 ). Maka bersama ini Amai mempersembahkan Kisah Lawing seri baru.

lawing.jpg

BEJANA YANG ANEH

Sebagai guru yang bijaksana Lawing duduk menghadap murid-muridnya. Di depannya ada sebuah bejana, yang ia isi dengan batu-batu yang besar. Kemudian ia bertanya: “Sudah penuhkah bejana ini?” “Ya”, jawab murid-muridnya. Lalu sang guru mengambil batu kerikil dan menja-tuhkannya di antara batu-batu yang besar dan bertanya lagi: “Penuhkah bejana ini?” 
Lagi murid-muridnya menjawab: “Ya.”  Sambil tersenyum Lawing mengambil pasir dan menuangnya di antara batu-batu. Lagi ia bertanya: ‘Penuhkah bejana ini ?’ dan murid-muridnya menjawab dengan suara kecil : ‘Mungkin.’ Kemudian ia mengambil air dan menuangnya di atas pasir yang kering dan kini bejana memang terisi penuh.

Lalu sang guru bertanya : ‘Pelajaran apakah dapat kita ambil dari contoh ini ?’ Setelah berpikir sejenak seorang murid menjawab : “Sering kali kita berpikir bahwa agenda kita sudah penuh. Padahal, kalau kita mau, ada saja kesempatan dan waktu untuk menambah kegiatan kita.”
“Benar juga.” jawab Lawing. “Tetapi apakah menyibukkan diri dengan sebanyak mungkin kegiatan, apakah itu cara hidup yang paling ideal?” Dan sambil memandang murid-muridnya ia melanjut-kan:  “Pelajaran yang menurut saya lebih berharga ialah: Isilah hidupmu secara bijaksana. Carilah apa yang paling pokok dan penting, tentukanlah prioritas dan pakailah waktumu untuk itu, sebab kalau menyibukkan diri dengan banyak hal yang kecil-kecil, tak ada waktu lagi untuk hal-hal yang besar.”

Dalam khotbah di bukit Yesus berkata kepada pengikutnya: “Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” ( Mat  6:33 ).

P.Yan Zwirs MSF

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s