‘Jangan Takut’

Beberapa catatan pinggir panggilan pada kongres Panggilan di Bangkok (2005)

Pada pertemuan di Bangkok, yang masih aktual untuk kita Pastor Kiely SJ, dosen moral dari Universitas Gregoriana memberikan pengamatan atas dasar studi dan tugasnya di Roma mengenai kenyataan panggilan dewasa ini. Ia menyebutkan adanya krisis nilai sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi hidup para imam. Ada sebuah devaluasi keutamaan kristiani. Obedience, poverty, prayer tidak lagi menarik untuk dihayati. Orang berpikir dan berbuat sesuai kemauannya, kesukaannya saja. Budaya baru ini melanda para calon imam pula. Hal ini semakin parah karena banyak calon imam tidak lagi berasal dari budaya Katolik yang kokoh. Gambaran imamat pun turut berubah. Sambil mengutip sebuah riset di Afrika, imamat lebih dilihat sebagai upaya pemerolehan status sosial dengan tawaran : kekayaan/kepu-nyaan, akses kepada wanita dan kekuasaan. Ia meng-ingatkan agar dalam formasi para calon imam, jangan sampai dianggap bahwa nilai-nilai kekristenan dan imamat sudah jadi dengan sendirinya dalam diri para calon. Ia mengingatkan bahwa situasi atau budaya dan lingkungan zaman ini ditambah kerapuhan manusiawi sang calon mengakibatkan formasi menjadi amat penting, genting dan sulit.

Selanjutnya Rm Edward Burns yang adalah sekretaris eksekutif panggilan untuk konferensi waligereja Amerika Serikat memberitahukan bagai-mana panggilan di AS sangat terpukul oleh skandal seks yang barusan menimpa gereja. Kendati demikian, mereka tidak berkecil hati.

Ia menyebutkan sebuah riset bagaimana tahun 1978, saat Paus Yohanes Paulus II menjadi paus mereka memiliki 63,882 imam sedangkan di tahun 2004 mereka memiliki 112,737 imam. Dan, ia berani menjamin bahwa naiknya jumlah imam ini tidak lepas dari pengaruh kuat Yohanes Paulus II yang menaikkan ‘bursa panggilan di AS’. Masih dari hasil penelitannya juga : umumnya 74% dari putra altar melanjutkan ke seminari; 69% dari lector melanjutkan ke seminari. Sebuah data lain yang menarik dari Rm Edward ialah bahwa 3% dari orang Katolik AS adalah keturunan Asia. Sedangkan 12% dari imam di seluruh AS adalah keturunan Asia. Rm Edward dengan meyakinkan lalu mengajak ‘jangan takut’.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s