Berita dari Domus Ampah

Sesuai dengan jadwal yang telah disepakati bersama, anggota Domus Ampah berkumpul di Pastoran Buntok pada 13 – 15 Maret. Sejak siang menjelang sore, berdatanganlah P. Stahl, sang misionaris Muara Teweh ; P. Mohr, sang penjelajah Patas dan penguasa PLP Putai Idi ; P. Atsui dan P. Marian, kedua punggawa Ampah. Kami berdua, P. Kasmir dan P. Yamrewav, bagai Gupala menunggu dan menyambut kedatangan konfrater sekalian tersebut dengan senyum lebar mengembang (sampai sobek bibirnya).

Pertemuan langsung dibuka dengan santap malam bersama. Rencananya akan dibuka dengan doa sore, tapi apa mau dikata, ada beberapa umat yang ingin bersua dengan para pastor sehingga tidak dapat doa sore. Setelah santap malam, kami membicarakan acara untuk esok harinya, lalu ditutup dengan Completorium yang dipimpin oleh biduan Barito, P. Kasmir.

Pagi menjelang, fajar merekah, berkumandanglah madah pujian pagi dari para misionaris di ruangan atas pastoran. Setelah sarapan, pembicaraan dimulai. Pokok pembicaraan adalah bahan persiapan kapitel jendral. Bahan yang disampaikan oleh panitia persiapan pusat yang dimuat dalam MSF Intern, kami bahas satu per satu, dengan penekanan pada tiga bahan terakhir. (laporan selengkapnya sudah kami kirim ke Provinsialat. Kalau ingin tahu, boleh bertanya kepada Pater Provinsial atau Pater Sekretaris Provinsi)

Sore hari, setelah mengadakan iuran wajib, acara kami lanjutkan dengan misa sore bersama yang dipimpin oleh yang mulia tuan pastor tamam, P. Mohr. Ini memang disepakati dan disengaja karena beliau besok berulang tahun ke-70. Pastor tamam meminta kasula putih walau ini masa pra paskah, dengan alasan karena besok ulang tahun beliau.
Misa dihadiri oleh beberapa umat, sebagian besar ibu-ibu yang memasak selama pertemuan.

Setelah misa, kami kembali ke pastoran. Ternyata kue ulang tahun telah tersedia lengkap dengan dua lilin berangka tujuh puluh. Tak lama kemudian, komunitas susteran SFD Buntok bergabung bersama kami, plus ibu-ibu dan beberapa umat. Jadilah ruang santai pastoran mendadak meriah oleh nyanyian ulang tahun. P. Mohr kami daulat untuk memberi pidato dan memperdengarkan suara emasnya. Selamat ulang tahun Pastor! Semoga sehat selalu dan tetap setia di kebun karet Tuhan. Malam ini ditutup dengan Completorium.

Keesokan harinya, masing-masing pastor meninggalkan Buntok, kembali ke medan karya masing-masing. Semoga perjumpaan dua hari ini semakin menguatkan kita.

Salam dalam Yesus, Maria, dan Yosef.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s