Aksi Peduli Propinsi

Situasi yang ideal adalah harus adanya perishing antara kasa paroki dan kas pastoran sehingga dari kas pastoran ada yang bias diserahkan untuk propinsi. Namun selama yang ideal ini belum terwujud, masing-masing anggota dipersilahkan untuk mengekspresikan kepeduliaannya menurut cara yang sesuai dengan “minat dan bakat” masing-masing, demikianlah kata sepakat para anggota Domus Sampit dalam pertemuan tanggal 09-10 November 2005 di Pastoran Katedral Keuskupan Palangkaraya.

Sejalan dengan tema pertemuan di atas, maka sejak hari Rabu siang para konfrater yang berada cukup jauh dari pastoran Katedral sudah berkumpul di pastoran sehari sebelum pertemuan dimulai seperti rombongan  dari Sampit sudah tiba sehari sebelumnya karena ada urusan lainnya yang harus diselesaikan.
Sebagai inspirasi zealous ungkapan syukur kepada Allah, pembukaan pertemuan diawali dengan ibadat sore bersama tepat pkl. 18.30 Wita. Pertemuan kali ini dihadiri semua anggota domus, tanpa kecuali mulai dari anggota tertua sampai yang termuda dalam usia (P. Willibald  P. Darmo, P. Lingai, P. Bethras, P. Lukas, P. Amel, Br. Stanis MSF, Br. Usat, Br. Urbanus dan P. Cosmas MSF). Setelah makan malam, acara dilanjutkan dengan rekreasi ‘semi bersama’ di pastoran sambil menikmati aneka snack yang disediakan tuan rumah.

Hari Kamis, tanggal 10 November, rapat bersama dimulai pkl 08.00 yang membahas informasi dari Tarekat dan Keuskupan serta soal kemandirian MSF Provinsi Kalimantan dalam hal dana dan beberapa agenda lainnya. Dalam Rapat ini rektor domus yang baru P. Amel MSF, yang telah terpilih secara meyakinkan dan telah disyahkan dengan mengucapkan Syahadat panjang, mulai menjalankan tugasnya. Sesuai dengan temanya “Aksi Peduli Provinsi” dalam rangka mensuksesakan kemandirian Provinsi.

Selain dua agenda diatas, pertemuan ini juga. diisi dengan wawan hati bersama Pak Wilhem Ndoa dari Bimas Katolik Kalteng menyangkut mekanisme pengangkatan dan penempatan tenaga katekis dan Guru agama,  harapan akan pembinaan dan pendampingan dari para pastor di paroki masing-masing dalam rangka meningkatkan kerjasama yang baik antara para pastor di paroki dan para katekis yang ditugaskan di paroki tersebut.

Rangkaian acara kebersamaan  ditutup dengan Ibadat siang bersama dan dilanjutkan santap bersama. Lagu ” hapy birthday” menggema di seputar ruang makan karena hari itu, Br. Urbanus yang “Imut berwajah tua” merayakan hari ulang tahunnya yang ke-30. Met ultah Bruder, moga setia selalu. Setelah santap siang, sambil mengucapkan terima kasih pada  tuan rumah ( P. Lukas dan Bruder Usat, serta para Pastor disana ( P. Stanis SVD, P. Nevi SVD dan P. Frans PR) para konfater bergegas menuju ke tempat karyanya. Selamat berpisah, sampai ketemu lagi pada pertemuan berikutnya di Keuskupan Palangka Raya, tanggal 24-25 Februari 2006.

(Musafir Cosmas-Reporter Domus Sampit)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s