Feed on
Tulisan
Komentar

Arsip untuk ‘Adat Istiadat’ Kategori

M. Gloudemans
Maret sampai Mei 1936
27 Maret 1936 Kami mudik, singgah sebentar di Tenggarong tetapi kami diminta oleh seorang petugas Sultan untuk terus mudik karena jamban itu khusus untuk kapal Sultan. Memang pertaturan itu benar tetapi alangkah baiknya ada kelunakan sedikit dari Yang Mulia.
Malam hari kami tiba di Muara Kaman. Hari berikutnya kami sampai Kota Bangun [...]

Read Full Post »

Mengayau

bagian 3
Hari yang lalu adalah hari penuh keletihan serta ketegangan. Barangkali karena itu saya tertidur. Sebentar saya masih mendengar orang bergerak-gerak di atas tikar mereka, yang dipasang di atas lantai berpapan kasar. Seekor anjing berbaring di sudut dapur dekat api yang hangat. Berulang kali anjing itu menggaruk diri dengan kakinya belakang sambil memukul dengan bunyi keras [...]

Read Full Post »

Mengayau

Sungai di sini agak lebar dan kami melewati banyak karangan kerikil luas. Andaikata para pendayung berada dalam kondisi baik perahu akan digalah teralun dan tergoyang di sini. Tetapi sekarang mereka sedang lelah dan sering perahu sangkut di karangan karena pikiran sang pengemudi termenung.
Di sebelah kanan kami melihat Batu Milih yang besar serta pejal; puncaknya masih [...]

Read Full Post »

( Sharing dari seorang umat Paroki St. Theresia Prapatan)
Gubernur DKI Sutiyoso telah mengeluarkan larangan merokok di tempat-tempat umum untuk daerah DKI melalui Perda yang mulai diberlakukan pada tgl 2 April 2006 yang lalu. Bagi yang ketahuan melanggar dikenakan denda setelah disidangkan dengan membayar denda Rp. 50.000, sedangkan menurut Perda seharusnya Rp. 50 juta.

Read Full Post »

 
Sebagaimana dalam Gereja Katolik ada Hukum yang mengatur perkawinan secara Katolik, dalam masyarakat Dayak Manyaan ada juga hukum yang mengatur perkawinan secara adat.

Read Full Post »