Mengapa Perlu Kursus Persiapan Perkawinan Katolik?

Seringkali kita mendengar pengumuman pada Misa hari Minggu di Gereja Katolik mengenai ”Kursus Persiapan Perkawinan” (KPP) bagi calon pasangan suami-istri. Mengapa Perkawinan (Katolik) perlu dipersiapkan? Anda sedang memikirkan untuk menikah dalam waktu dekat? Sudah siapkah Anda? Bila belum jawaban atas pertanyaan, mengapa perlu kursus persiapan perkawinan berguna untuk Anda. Atau apakah Anda sering mendapat pertanyaan mengenai apa itu “Kursus Persiapan Perkawinan” (KPP)? Simaklah beberapa informasi ini!

1. Alasan Sosial: Kursus Persiapan Perkawinan itu perlu karena kenyataan menunjukkan bahwa:

  • Beberapa keluarga mengalami kesulitan yang disebabkan kurangnya persiapan dalam perkawinan.
  • Banyak calon pengantin tergesa-gesa menikah tanpa bimbingan yang memadai.
  • Perkawinan bukan hanya urusan perorangan melainkan urusan masyarakat (sosial) dan Gereja.

2. Alasan Pastoral: Kursus Persiapan Perkawinan itu perlu karena:

  • Keluarga yangbaik perlu dipersiapkan lama, sebab keluarga yang baik menjadi faktor utama keselamatan/kesejahteraan pribadi, masyarakat dan Gereja.
  • Pengertian mengenai martabat perkawinan dan hidup berkeluarga harus jelas bagi muda-mudi, terlebih di era globalisasi yang diwarnai oleh media masa (TV, radio, majalah, internet, dsb) yang kuat pengaruhnya.

3. Tujuan Kursus Persiapan Perkawinan.

  • KPP memberi kepada muda-mudi bekal dalam hidup keluarga katolik.
  • KPP menambah wawasan dan pengetahuan muda-mudi mengenai perkawinan dan hidup berkeluarga dari sudut pandang teologi, psikologi, moral, seksualitas, kesehatan, ekonomi, gender, dll.
  • KPP memberi pegangan bagi muda-mudi untuk mengambil tindakan dan mengatur hidupnya sendiri menurut azas moral kristiani.

4. Apa Kegunaan Kursus Persiapan Perkawinan di Masyarakat?

  • Dalam kehidupan sehari-hari, untuk banyak urusan menyangkut hidup, masyarakat memerlukan kursus. Hidup berkeluarga adalah persoalan penting dan mendasar dan karena itu masyarakat memerlukan bantuan berupa kursus persiapan itu.
  • Kursus Persiapan Perkawinan memberikan harapan tercapainya keluarga yang baik, bagi Gereja dan masyarakat.

5. Kesimpulannya?
Kursus Persiapan Perkawinan itu PENTING, karena:

  • Keluarga perlu dipersiapkan
  • Pengertian mengenai martabat perkawinan (keluarga) harus jelas bagi muda-mudi, mengingat makin maraknya pengaruh-pengaruh negatif di masyarakat yang mengaburkan pandangan mengenai martabat perkawinan.

___________
Sumber: Buku: Kursus Persiapan Hidup Berkeluarga, (hal. 13-15) oleh Tim Pusat Pendampingan Keluarga ”Brayat Minulyo”, Penerbit Kanisius Yogyakarta. Informasi yang lebih lengkap dan mendetail dapat dibaca dalam buku ini.

About these ads

13 responses to “Mengapa Perlu Kursus Persiapan Perkawinan Katolik?

  1. apakah kuperper itu wajib bagi yang beragama katolik dan hendak menikah?
    bagaimana kalau tidak melalui kuperper??

    • setau aku
      klo mo nikah secara katolik ya HARUS deh

      • KPP merupakan salah satu syarat untuk memasuki hidup berkeluarga bagi umat katolik. Tapi mungkin dapat ditiadakan jika di Paroki yang bersangkutan belum ada Tim KPP. Hanya sebatas bimbingan dari Pastor Paroki setempat.

  2. hi..saya mau tanya nih..
    ternyata sertifikat KPP ada expired datenya ya….kalo ga salah selama 6 bulan.
    Nah saya punya masalah nih..calon saya kerja dipelayaran dan selalu pergi tugas selama 8 bulan.Kami rencana menikah tahun depan bulan oktober. Bisa tidak ya mengikuti KPP dari november tahun ini..
    trimakasih

  3. KPP wajib utk diikuti, itu bekal bagi kita..
    yg mo fani tanya, pasangan fani bekerja diluar kota.
    Nah KPP biasanya 3 hari dan selalu diambil jumat, sabtu dan minggu..
    Klo pasangan kita hanya mengikuti sabtu & minggu saja bisa gak ya??
    Tapi kitanya full..

  4. kalo setahu aku, tidak akan ada gereja katholik yang mau menikahkan kedua pasangan kalo blm lulus kursus persiapan berkeluarga

  5. baguslah kalo ada KPP jadi segala permasalahan hidup bisa di atasi dan mengetahui penyelesaiannya………..

  6. maria enggar kurnia putri

    bermanfaat sekali, saya baru saja menyelesaikannya bersama pasangan saya 2 minggu yang lalu.

  7. mau tanya niy
    klo aku kan br baptis trus klo mau nikah apa aja yg hrs disiapkan
    apakah paroki hrs sesuai dgn ktp atau gmn?
    makasih infonya

  8. mau nanya nih, saya dan pasangan saya merencanakan untuk mengikuti KPP di Jakarta. Permasalahan yang kami hadapi adalah:
    1. Saya belum terdaftar di salah satu paroki yang ada di Jakarta. Karena saya pendatang (Perantau) dan bekerja di Jakarta satu tahun lebih.
    2. Pasangan saya tinggal nya di Bogor, dan terdaftar disana.
    Yang menjadi pertanyaan saya:
    a. Apa sajakah syarat untuk mendaftar untuk KPP ini??
    b. Apakah kami bisa mengikuti KPP ini di Jakarta, sementara pasangan saya terdaftar di paroki Bogor?
    Saran dan pendpat nya akan sangat bermanfaat bagi saya dan pasangan.
    Thanks

  9. Ping-balik: One Step Ahead – Kursus Perkawinan & Moms to be « Delightful Dessy

  10. aku mau tanya,
    A. Klau Adat Orang Batak Marpariban Kandung,apakah It Salah Menikah?
    B. Apakah Yng Terjadi Bila Iman Katolik Menikah Yng Sedarah? ( Namarpariban )

  11. tolong dibalas y comentar saya pastor.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s