Sebuah Konser Syukur
30 Nopember 2007 oleh redaksi

Pada tanggal 11 Mei 2007, Pastor Garin mengadakan sebuah konser syukur. Konser itu diadakan di sekolah musik tempat ia menuntut ilmu, T.L. Da Victoria, di Via Caboto 20, Roma. Konser syukur itu dihadiri sekitar 100 undangan. Mereka adalah para anggota komunitas Generalat MSF, 4 anggota komisi persiapan kapitel General, para student MSF di Roma, beberapa staf kedutaan RI, dan sejumlah teman baik P. Garin, baik yang berwarga Negara Indonesia maupun Italia.
Konser syukur dibagi menjadi dua bagian. Pada bagian pertama, konser dibuka dengan sebuah doa yang dilagukan dengan judul “Di Batas Bayangmu”. Segera sesudah itu, Garin sebagai konduktor konser memainkan beberapa nomor lagu hasil komposisinya sendiri untuk instrument gitar yang dia pelajari selama 4 tahun di Roma. Dengan ditemani oleh seorang student lain, Garin memainkan sebuah duet yang berjudul “Prelude Triparti”. Konser mengalir dengan tenang dan relax, lebih-lebih ketika dia memainkan lagu berjudul “Tari Gong” dan “Tumpi Wayu”. Dua lagu yang berasal dari Kalimantan ini dimainkannya bersama dua musisi Italia yang memainkan instrument marimba. Bagian pertama dari konser ini, diakhiri dengan sebuah duet gitar yang mengalunkan lagu “saltarello Batente”. Lagu ini merupakan komposisi dari sang maestro di sekolah musik itu.

Masih dengan gitar, Garin membuka bagian kedua konser syukur ini dengan memainkan sebuah “Serenata” , berduet dengan piano klasik. Suasana konser ini menjadi semakin sempurna, ketika setiap lagu yang dinyanyikan oleh para vokalisnya diiringi dengan flute, gitar, bongo, tamburin, dan piano.
Sore itu terasa sekali ritme musik instrumental memenuhi seluruh ruangan. Suasana menjadi lebih syahdu ketika para musisi mengiringi beberapa lagu yang berjudul “Ku Bersyukur” dan “Jalanku”. Pada bagian akhir, Antonio Garinsingan berterimakasih kepada siapa saja yang memberi kesempatan untuk belajar di sekolah ini, tempat ia belajar untuk membuat komposisi dan arrangement lagu. Sore itu hasil karyanya telah ditampilkan dalam konser syukur. Para hadirin berdiri dan menyambut dengan tepuk tangan. (Risdi).



Proficiat untuk Romo Garin dkk. Kapan ada konsert lagi? Mungkin di Indo?