Melihat sambil mendengar kisah ikon Maria Bunda Selalu Menolong, banyak orang menjadi kagum. Namun kekaguman akan berkembang menjadi kecintaan dan penghormatan yang benar kepada Maria Perawan dan Bunda Allah, setelah mengetahui makna dan arti yang terkandung di balik gambar yang kaya akan tanda dan simbol. Dalam ikon akan kita temukan tokoh-tokoh dalam sejarah penyelamatan.
Tokoh pertama adalah Malaikat.
Malaikat di sebelah kanan Bunda Maria diindentifikasi sebagai “St. Mikael Malaikat Agung”. Dia digambarkan sedang memegang tombak dan lembing dengan wadah cuka dan empedu dari sengsara Kristus. Malaikat di sebelah kiri diidentifikasi sebagai “St. Gabriel Malaikat Agung” yang sedang memegang kayu salib dan paku.
- Melalui Malaikat, kelahiran Yohanes Pembaptis diberitakan (Lukas 1:5-25),
- Kabar sukacita kepada Maria disampaikan (Luk 1:31),
- Santo Yosef dibebaskan dari keragu-raguan (Mat 1:19-24),
- Warta kelahiran Yesus Juru Selamat dikumandangkan kepada para gembala (Luk 2:9-13),
- Pengungsian ke Mesir ditunjukkan (Mat 2:13-14 dan 19-21) dan,
- melalui malaikat pula berita kebangkitan disampaikan (Yoh 20:12-13).
Tokoh kedua adalah Maria
Inisial yang terletak di samping mahkota Bunda Maria menyatakan beliau sebagai “Bunda Allah”. Maria Theotokos (MP ΘY)
- Bunda Allah dan Bunda orang beriman yang rendah hati (Yoh 19:25-27)
- Jubah warna merah (pakaian para perawan Palestina) menggambarkan keperawanan dan mantel biru tua kehitam-hitaman (pakaian ibu-ibu) menjadi gambaran Maria sebagai Bunda. (di gereja Ortodoks-Byzantin umumnya coklat!)
- Kepala yang sedikit menunduk menyimbolkan Maria sebagai Perawan dan Bunda Allah yang berduka. Duka dan Susah:
- Seorang ibu yang mencari dan menemukan anaknya setelah tiga hari dalam kecemasan (Luk 2:44b-50)
- Yang berdiri dan melihat sengsara dan kematian Puteranya yang tersalib (Luk 19:25-27).
- Namun semua itu tersimpan rapat dalam hatinya sebagai hamba yang senantiasa setia agar rencana dan kehendak Allah terjadi (Luk 1:38 dan :51b)
Kita melihat, mulut mungil tak banyak bicara terlukis dalam wajahnya. - Mata Bunda menatap kita untuk memancarkan kasih dan menantikan kita dengan hati yang lembut.
- Tangan kirinya menggendong ringan Yesus dan tangan kanannya terbuka keatas memuliakan Allah dan leluasa bergerak untuk menunjukkan dan membawa Yesus kepada semua orang.
“Jiwaku memuliakan Tuhan dan hatiku bergembira karena Allah Juruselamatku …. dan rahmatNya turun temurun atas orang yang takut kepadaNya.¨ (Luk 1:46-50).
Bintang yang terletak pada dahi adalah gambaran Maria yang senantiasa siap mendasar kan pikiran dan karyanya pada bimbingan Allah. Ketiga bintang menggambarkan Bunda Maria sebagai bunda tanpa noda dosa (sebelum, waktu dan sesudah kelahiran Yesus Juruselamat)
Tokoh ketiga, tokoh kunci dalam Ikon ini adalah Yesus.
Inisial yang terletak di samping kanak-kanak, IC XC adalah singkatan yang artinya”Yesus Kristus”
Melihat wajahnya, Yesus menatap salib yang dibawa Malaikat Agung Gabriel, namun mata-Nya menerawang jauh penuh misteri menyimbolkan bahwa di balik sengsara dan salib itu ada kemenangan dan kasih karunia hidup kekal.
“…. demikian juga Anak manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.” (Yoh 3:13b-14)
Tangan Yesus terbuka dan diletakkan di atas tangan Maria seolah Yesus berkata:
“Bunda-Ku kemana aku harus pergi dan kepada siapa berkat-Ku dicurahkan?”
Tampak dalam gambar, satu sandal Yesus terlepas.
Arti pertama, dalam kemanusiaan-Nya, demi melihat salib, Yesus lari kedalam pelukan bunda-Nya sampai tidak perduli sandalNya terlepas. Dengan demikian kita diingatkan untuk segera mohon bantuan Maria bila kita menghadapi kesulitan.
Arti kedua, simbol ini menunjukkan bahwa Yesus mau menebus kita. Dengan memberikan satu sandalNya seperti layaknya upacara penebusan di Israel, ia menyatakan penebusan (Rut 4:7).
Jubah warna biru muda menunjuk keillahian Yesus sebagai Putera Allah dan mantel warna coklat tanah menggambarkan kodrat kemanusiaan yang disandang oleh Putera Allah.
Lukisan Maria Bunda Selalu Menolong belatar belakang warna kuning keemasan. Warna ini menyimbolkan bahwa Yesus Sang Penebus bersama Bunda Maria telah hidup abadi dalam kemuliaan surgawi dan siap menyalurkan berkat-Nya kepada kita yang datang menghadap dan mohon pertolongan-Nya.
Marilah, melalui Santa Perawan Maria Bunda Selalu Menolong, kita datang kepada Yesus Sang Penebus dan dalam pengantaraan Bunda Maria, kita sampaikan harapan-harapan kita. Semoga doa-doa dan harapan-harapan kita menjadi doa-doa dan harapan-harapan Bunda Maria.
Maria Bunda Selalu Menolong doakanlah kami.


